
Mundur Demi Prinsip: Kisah Tegas Jenderal Endriartono yang Mengguncang Publik
Perjalanan karier Endriartono Sutarto tidak hanya diwarnai oleh prestasi militer, tetapi juga oleh keputusan-keputusan berani yang mencerminkan integritas tinggi.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian publik terjadi pada Oktober 2004, ketika ia secara mengejutkan mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Panglima TNI, meskipun masa tugasnya belum berakhir. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam surat yang disampaikan kepada Presiden saat itu, Megawati Sukarnoputri, Endriartono mengemukakan sejumlah pertimbangan penting.
Di antaranya adalah kebutuhan mendesak untuk melakukan reorganisasi di tubuh TNI, faktor usia mengingat masa pensiunnya telah diperpanjang selama dua tahun serta pentingnya regenerasi kepemimpinan, termasuk pergantian pada posisi kepala staf. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral demi menjaga profesionalisme dan kesinambungan institusi militer.
Setelah purnatugas, Endriartono sempat dipercaya mengemban posisi komisaris di Pertamina. Namun, sekali lagi, ia menunjukkan prinsip hidup yang teguh. Tak lama menjabat, ia memilih mundur karena merasa tidak nyaman menerima penghasilan besar tanpa kontribusi yang dirasakannya sepadan.
Lebih jauh, ia juga menyoroti kinerja perusahaan yang dinilai belum optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun bergerak di sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Pandangan ini turut diperkuat oleh Chappy Hakim, yang menilai bahwa keputusan tersebut lahir dari benturan antara nilai-nilai yang dipegang teguh Endriartono dengan realitas yang ia temui di dalam perusahaan.
Kisah ini menjadi cerminan langka tentang seorang pemimpin yang tidak hanya mengutamakan jabatan, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip, etika, dan tanggung jawab terhadap bangsa.
Tim Redaksi


Topik

Terkait
LAUT ARU: SATU LAUT, DIRUSAK SELURUH BUMI
SYAHBANDAR DOBO: ARUS MUDIK MASIH AMAN TERKENDALI

Grid

Infografis

Berita Terkini
LAUT ARU: SATU LAUT, DIRUSAK SELURUH BUMI
SYAHBANDAR DOBO: ARUS MUDIK MASIH AMAN TERKENDALI
Ironi di Balik Ambisi Susu Gratis Prabowo
Pengundian Nomor Urut Capres-Cawapres 2024
KPU Tetapkan Capres-Cawapres 2024, Sesuai Putusan MK













Tinggalkan Balasan